Search
Engine Tutorial

Sponsor
Other
stuff
|
|
Optimalisasi Search Engine dan Peningkatan Penjualan
Beberapa waktu yang lalu saya menerima sebuah pertanyaan dari seorang pengunjung yang sifatnya mendasar, sederhana, namun tidak bisa dijawab hanya dengan YA atau TIDAK. Pertanyaan-pertanyaan ini mungkin juga sempat terlintas di benak Anda, yang sempat membuat Anda berpikir keras sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada bidang Search Engine Optimization (SEO).
Apakah jika saya melakukan optimalisasi search engine, dijamin akan terjadi peningkatan penjualan? Jika website saya berada di posisi 10 besar pada setiap search engine, apakah menjamin produk/jasa yang saya tawarkan laku keras? Order akan meningkat...? Investasi akan cepat kembali...? dan ratusan kombinasi pertanyaan yang intinya sama.
Jawabannya tergantung dari banyak faktor. Kita ambil contoh sederhana. Anggap saja saat ini Anda sudah memiliki website. Dengan bersusah payah membuat kombinasi content, meta tag, dan jurus-jurus lainnya, tiga bulan kemudian website Anda muncul sebagai rangking 1 di Google. Rasa bangga dan bahagia bercampur menjadi satu sebab kerja keras Anda selama ini tidak sia-sia. Namun apa yang terjadi selanjutnya? Ratusan pengunjung potensial per hari yang sangat Anda harapkan tak kunjung datang. Statistik menunjukkan rata-rata hanya 10 visitor per hari, wah...apanya yang salah? Setelah diselidiki, ternyata keyword favorit yang Anda dambakan selama ini tak pernah dicari orang. Atau bahasa matematikanya : keyword Anda <> keyword public. Bagaimana bisa meningkatkan penjualan?
Kasus kedua, seorang bos yang kaya raya mempunyai usaha real estate. Ia telah melakukan berbagai cara agar websitenya muncul pada posisi 10 besar untuk keyword REAL ESTATE. Wow...keyword favorit dengan jutaan saingan. Karena usahanya yang keras dan didukung dengan dana yang lumayan, beberapa bulan kemudian akhirnya berhasil juga. Statistik menunjukkan tak kurang dari 500 visitor per hari mampir ke websitenya si bos. Namun setelah sebulan menunggu si bos kembali bertanya, kok belum ada transaksi ya..? Padahal ini sudah sebulan, 500 x 30 visitor datang dari keyword REAL ESTATE. Setelah diselidiki ternyata si bos lupa, kalau ia hanya menjual real estate di daerah Jakarta. Sedangkan ratusan pengunjung yang datang dengan keyword REAL ESTATE belum tentu mencari rumah di daerah Jakarta, bisa jadi di New York, LA, Paris, atau ratusan kota besar lainnya.
Dua kasus diatas memberikan contoh pentingnya pemilihan keyword yang tepat untuk mendatangkan visitor yang tepat. Kasus pertama karena keyword tak pernah dicari orang. Kasus kedua karena keyword terlalu umum, bisa mendatangkan banyak visitor namun namun bukan visitor yang kita harapkan. Jika menjual real estate di daerah Jakarta, kenapa tidak memilih keyword JAKARTA REAL ESTATE misalnya. Meskipun pengunjungnya lebih sedikit, namun kita mendapatnya pengunjung yang tepat dengan produk yang kita tawarkan.
Ok, sekarang anggap saja Anda sudah memilih keyword yang tepat sehingga proses SEO berhasil mendatangkan pengunjung potensial. Namun tidak sampai disini saja, bagaimana jika web designer Anda lupa membuat halaman ABOUT US, yang seharusnya berisikan company profile Anda. Visitor akan enggan bertransaksi karena website Anda gagal membangun trust atau kepercayaan pada mereka. Bagaimana jika tata bahasa yang Anda gunakan di website tidak menarik, atau mungkin terlalu kaku? Atau bagaimana jika operator telepon Anda orangnya cuek, sehingga pengunjung yang bertanya via telepon merasa tak nyaman? Serta banyak lagi faktor-faktor diluar SEO yang berperan.
Jadi SEO hanya sebagai gerbang calon pembeli. Jika Anda berhasil mengkombinasikannya dengan faktor-faktor lain secara harmonis, tentu saja akan bisa meningkatkan penjualan.
[ News Index ]
|